Nah, efeknya pun bahaya karena bisa mengakibatkan kecelakaan yang fatal! Alasan lain mengapa shockbreaker motor bisa cepat rusak adalah karena aksesoris. Penggunaan aksesoris seperti adaptor dan peninggi justru bisa membuat penggunaan shockbreaker kurang maksimal hingga mengalami kerusakan. Nggak sampai di situ aja, tentunya kerusakan
"Air itu tidak akan menyatu dengan bahan bakar diesel, jadi bila sampai masuk ke injektor bisa bikin injektor rusak," buka Loviess yang bengkelnya ada di Jl. Sultan Agung, Bekasi Barat. "Lubang injektor itu sangat kecil dan dibuat presisi, bila ada air yang ikut maka bisa membuat bagian nozzle dan valve timbul karat," tambahnya.
1. Mesin Mati Tiba-tiba. Gejala SCV rusak yang paling awal sering terjadi adalah mesin sukai mati tiba-tiba. Ada yang mesin matinya cepat sesudah distarter (sempat hidup sesaat, lalu mesin mati), ada juga yang mesinnya sempat hidup beberapa lama tetapi mendadak mati sendiri. Sama seperti yang kita kenali jika SCV sebagai aktuator pada mekanisme
Baca Juga: Bahaya, Injektor Mobil Diesel Common Rail Bisa Rusak Terendam Banjir "Pengabutan bahan bakar oleh injektor sudah diatur oleh pabrikan agar mendapatkan efisiensi pembakaran di ruang bakar dengan baik," buka Bambang. "Kalau injektor bermasalah seperti ditumpuki kotoran akan membuat bahan bakar tidak homogen dengan udara," tambahnya.
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd.
ciri ciri injektor rusak